Penataan Bangunan, Drainase, dan Infrastruktur Dasar Perkuat Kualitas Lingkungan 2026 (Bagian 15)

MATARAMRADIO.COM – Sinkronisasi Program Prioritas Nasional dengan Program Prioritas Provinsi Tahun Anggaran 2026 terus diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas, mendukung penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada sektor pekerjaan umum dan kawasan permukiman, pemerintah menitikberatkan pada penataan bangunan, sistem drainase, dan infrastruktur pendukung lingkungan.

Seluruh program strategis ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP).

Penataan Bangunan dan Lingkungan Dorong Tata Ruang Berkualitas

Melalui Program Penataan Bangunan dan Lingkungannya, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp297.000.000. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas tata bangunan dan lingkungan perkotaan maupun kawasan permukiman agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Laporan Realisasi APBD Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Bagian 19)

Penataan Bangunan Gedung Capai Rp22,9 Miliar

Komitmen kuat terhadap pembangunan infrastruktur tercermin dari besarnya alokasi Program Penataan Bangunan Gedung yang mencapai Rp22.919.000.000. Anggaran tersebut terdiri dari belanja operasi sebesar Rp15.219.000.000 dan belanja modal Rp7.700.000.000. Program ini diarahkan untuk pembangunan, rehabilitasi, serta peningkatan fungsi bangunan gedung pemerintah dan fasilitas publik guna menunjang pelayanan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

BACA JUGA:  Empat Tahun Kepemimpinan Zul Rohmi Mewujudkan NTB Gemilang (Bagian 3)

Sistem Drainase Jadi Perhatian Serius

Untuk mengantisipasi permasalahan banjir dan genangan air, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp8.462.000.000 melalui Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan drainase, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung keberlanjutan pembangunan wilayah.

Air Limbah dan Air Minum Masuk Agenda Strategis

Selain itu, Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah serta Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum tetap dicantumkan sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan. Meski pada rancangan APBD 2026 belum dialokasikan anggaran, kedua program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam perencanaan jangka menengah untuk peningkatan sanitasi dan akses air bersih.

BACA JUGA:  Ringkasan APBD NTB yang Diklasifikasikan Menurut Urusan Pemerintah Daerah dan Organisasi Tahun Anggaran 2025 (Bagian 16)

Infrastruktur Dasar untuk Pembangunan Berkelanjutan

Keseluruhan program ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan permukiman yang layak, infrastruktur yang andal, serta tata ruang yang berkelanjutan. Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata pada tahun 2026. (***)