Putranya Dipenjara karena Narkoba, Shah Rukh Khan dan Isteri Rencanakan Ini!

MATARAMRADIO.COM, Mumbai – Keluarga besar Superstar Bollywood Shah Rukh Khan kini jadi buah bibir menyusul penahanan putra pertama mereka Aryan Khan yang tersandung kasus narkoba.

Shah Rukh Khan dan isteri tetap tidak percaya atas kasus yang menimpa sang buah hatinya itu.
Sebagaimana dilansir Indiatimes, Aryan Khan yang berusia 23 tahun itu ditangkap oleh Biro Pengawasan Narkotika India awal bulan Oktober, karena diduga menggunakan narkoba di kapal pesiar. Aryan, yang ditahan pada 3 Oktober, masih di penjara, saat ini ditahan di penjara Arthur Road Mumbai.

Berbagai upaya telah dilakukan Shah Rukh Khan dan isterinya Gauri Khan agar sang anak segera dibebaskan dan pulang kembali ke rumah, kumpul bersama keluarga.
Bahkan atas kejadian tersebut, Shah Rukh Khan dan isteri sudah menyiapkan hukuman sendiri untuk anaknya.

Melansir Indiatimes, SRK dan Gauri Khan berencana untuk menghukum putra mereka selama dua hingga tiga bulan setelah dia kembali ke rumah dari penjara.

Laporan itu menyebutkan bahwa Shah Rukh dan Gauri tidak tahu apa kesalahan putra mereka, mereka ingin dia pulang sesegera mungkin dan menempatkannya di bawah tahanan rumah selama beberapa bulan.

Aryan Khan rencananya akan diisolasi, tidak dibolehkan menghadiri pesta, kumpul-kumpul, acara, larut malam dengan teman-temannya.


Bahkan Shah Rukh dan Gauri memutuskan untuk mengawasi pergerakan putra mereka dan perusahaan untuk memastikan bahwa sang anak menjauh dari siapa pun dan semua orang yang mungkin atau mungkin tidak mengundang masalah ke dalam hidupnya. “Meskipun kami tidak yakin apakah berita ini benar, jika itu benar, itu wajar dan tidak ada yang mengkhawatirkan, karena, kami yakin, seluruh episode ini telah mengguncang keluarga kami,”kata Gauri Khan.

Sementara itu, pengacara kriminal top Mumbai Satish Maneshinde dan timnya telah memindahkan Pengadilan Tinggi Bombay untuk mencari jaminan setelah permohonan jaminan anak bintang itu ditolak oleh pengadilan khusus di Mumbai pada 20 Oktober. (EditorMRC)